Selamat kepada Siti Hadijah dan Nurrahmania karena meraih prestasi Juara I Lomba melukis kaligrafi tingkat SMP dikota Tarakan
Kepala Sekolah

 Mochammad Machfud
 NIP.196405311984121001
About Us
Home
Elearning SMPN5Tarakan
Visi dan Misi
Sejarah
Struktur Organisasi
Peta Lokasi
Staf Tata Usaha
ALBUM PHOTO
ALBUM PHOTO 2
Nama Guru
KESISWAAN
Daftar Alumni
Nama Siswa
Extra Kurikuler
Tata Tertib Siswa
Beasiswa
Prestasi
Banner web
Web Links
www.google.co.id
www.yahoo.co.id
E-learning SMPN5TARAKAN
www.telkom.net
ischool
tarakankota
e-dukasi
depdiknas
puspendik
Universitas Neg. Malang
Universitas Indonesia
Statistik Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini48
mod_vvisit_counterKemarin73
mod_vvisit_counterMinggu ini121
mod_vvisit_counterBulan ini739
mod_vvisit_counterKeseluruhan49512
Kotak Info

SMP NEGERI 5
T A R A K A N
KALIMANTAN TIMUR

Jl. Kusuma Bangsa RT.6
Gunung Lingkas
Kecamatan Tarakan Timur
 Kota Tarakan 77126
Kalimantan Timur
Telp./Fax. : 0551-22548
E-mail : smpnegeri5
This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it

User Online
We have 13 guests online
Archive
Archimedes

Archimedes 287 SM sampai 212 SM

Archimedes screw, pi (konstanta matematika), prinsip hydrostatic

 

Archimedes terkenal dengan teorinya tentang hubungan antara permukaan dan volume

dari sebuah bola terhadap selinder. Dia juga dikenal dengan teori dan rumus dari prinsip

hydrostatic dan peralatan untuk menaikkan air - 'Archimedes Screw' atau

 sekrup Archimedes, yang sampai sekarang masih banyak digunakan di negara-negara

berkembang. Walaupun pengungkit atau ungkitan telah ditemukan jauh sebelum

Archimedes lahir, Archimedes yang mengembangkan teori untuk menghitung beban yang

 dibutuhkan untuk pengungkit tersebut. Archimedes juga digolongkan sebagai salah satu ahli matematika kuno dan merupakan yang terbaik dan terbesar di jamannya. Perhitungan dari

 Archimedes yang akurat tentang lengkungan bola di jadikan konstanta matematika untuk

Pi atau p .

Archimedes lahir pada tahun 287 Sebelum Masehi di suatu kota pelabuhan Syracuse,

Sicily (sekarang Italia). Dalam masa mudanya, Archimedes diperkirakan mendapatkan

pendidikannya di Alexandria, Mesir.

Archimedes screw

 

Air dipindahkan keatas melalui sebuah ulir pada sebuah Archimedes Screw

 

Kisah tentang Archimedes yang banyak diceritakan oleh orang adalah kisah saat

Archimedes menemukan cara dan rumus untuk menghitung volume benda yang tidak

mempunyai bentuk baku. Menurut kisah tersebut, sebuah mahkota untuk raja Hiero II

telah dibuat dan raja memerintahkan Archimedes untuk memeriksa apakah mahkota

tersebut benar-benar terbuat dari emas murni ataukah mengandung tambahan perak.

 Karena Raja Hiero II tidak mempercayai pembuat mahkota tersebut. Saat Archimedes

 berendam dalam bak mandinya, dia melihat bahwa air dalam bak mandinya tertumpah

 keluar sebanding dengan besar tubuhnya. Archimedes menyadari bahwa efek ini dapat

digunakan untuk menghitung volume dan isi dari mahkota tersebut. Dengan membagi berat

 mahkota dengan volume air yang dipindahkan, kerapatan dan berat jenis dari mahkota bisa

diperoleh. Berat Jenis mahkota akan lebih rendah daripada berat jenis emas murni apabila

pembuat mahkota tersebut berlaku curang dan menambahkan perak ataupun logam dengan

berat jenis yang lebih rendah. Karena terlalu gembira dengan penemuannya ini, Archimedes

 melompat keluar dari bak mandinya, lupa berpakaian terlebih dahulu, berlari keluar ke jalan

 dan berteriak "EUREKA!" atau 'Saya menemukannya' .

Pengungkit

 

Beban 5kg yang diletakkan pada jarak tertentu dapat menyeimbangkan beban 100kg pada satu

ungkitan

 

Buku-buku yang ditulis oleh Archimedes dan berisikan rumus-rumus matematika masih dapat ditemukan sekarang, antara lain On the Equilibrium of Planes, On the Measurement of a Circle,

 On Spirals, On the Sphere and the Cylinder dan lain sebagainya. Teori-teori matematika yang

dibuat oleh Archimedes tidak berarti banyak untuk perkembangan ilmu pengetahuan saat

Archimedes meninggal. Tetapi setelah karyanya di terjemahkan ke dalam bahasa Arab pada

 abad 8 dan 9 (kurang lebih 1000 tahun setelah Archimedes meninggal), beberapa ahli

 matematika dan pemikir Islam mengembangkan teori-teori matematikanya. Tetapi yang

paling berpengaruh terhadap perkembangan dan perluasan teori matematika tersebut adalah

pada abad 16 dan 17, dimana pada abad itu, mesin cetak telah ditemukan. Banyak ahli

matematika yang menjadikan buku karya Archimedes sebagai pegangan mereka, dan

beberapa ahli matematika tersebut adalah Johannes Kepler (1571-1630) dan Galileo Galilei

(1564-1642).

 
< Prev   Next >
© 2010 www.smp5trk.com